Hari DUAPULUHSATU Minggu 21 September
Kesejahteraan Kota, State dan Bangsa tempat kita tinggal – Yer.29:7 ; Neh.2:17-18 ; Mat.5:14-16
Awali doa dengan mengucap syukur kepada Tuhan yang terus berjaga atas kota kita (Maz.127:1). Berdoa agar kesejahteraan, kedamaian dari Tuhan terjadi atas kota, state dimana kita berada, maupun bangsa ini.
Hari DUAPULUHDUA Senin 22 September
Tuhan mendamaikan tanah ini dengan DiriNya – Kej.3:17-19 ; Kej.4:10-12 ; 2Taw.7:14
Berdoa agar Tuhan berkenan mendamaikan tanah tempat kita tinggal dengan DiriNya, sebab tanah telah dikutuk oleh karena dosa manusia dan karena darah yang telah tertumpah akibat berbagai pembunuhan: pembunuhan massal terhadap penduduk asli tanah ini (bangsa Indian) ; pembunuhan oleh kelompok KKK ; aborsi yang semakin meningkat, dll. Minta pengampunan dan pemulihan atas tanah ini.
Hari DUAPULUHTIGA Selasa 23 September
Belas Kasihan Tuhan Melanda Kota, State dan bangsa Amerika – Yeh.22:30 ; 2Taw.7:14 ; Ams.6:16-19 ; Kis.19:18-19
Sediakan diri kita untuk menjadi orang yang membela tanah ini dihadapan Tuhan dengan berdoa meminta ampun atas semua kejahatan bangsa ini dan memohon Tuhan mencurahkan belas kasihanNya, pertobatan terjadi dan melanda kota kita, state kita, bahkan seluruh Amerika. Serukan pertobatan Amerika dari segala kejahatannya (kesombongan, rasisme, egoisme, same-sex marriage, aborsi, cinta uang, dll), berbalik kepada Tuhan dan beribadah kepadaNya dengan cara yang benar dan berkenan, penuh hormat dan takut akan Dia (Ibr.12:25-29)
Hari DUAPULUHEMPAT Rabu 24 September
YESUS adalah Tuhan dan Raja bagi Kota, State dan bangsa Amerika – Mat.6:9-10 ; Yak.4:7-8 ; Maz.97 ; Yes.40:3-5
Nyatakan dan deklarasikan dengan gagah perkasa bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Raja bagi kota kita, state dan bangsa Amerika. Agar namaNya dikuduskan disini, dan segala kehendakNya terjadi di kota, state, di bangsa ini… seperti di surga! Dengan demikian semua kuasa kegelapan dan prinsip-prinsipnya harus menyingkir dari tanah ini. Deklarasikan Amerika memeluk nilai-nilai dan prinsip Kerajaan Allah.
Hari DUAPULUHLIMA Kamis 25 September
Kebijakan Amerika terhadap Israel dan bangsa-bangsa – Kej.12:3 ; Maz.122:6-8
Berdoa agar Amerika bertindak hati-hati dalam semua kebijakannya atas Israel, dan berketetapan untuk tetap menjadi pendukung. Agar Amerika bijaksana dan tidak gegabah dalam menetapkan sikap dan policy terhadap masalah bangsa-bangsa lain. Berdoa untuk tentara-tentara yang bertugas –khususnya di Iraq.
Hari DUAPULUHENAM Jumat 26 September
Pemulihan Generasi Muda – Mal.4:6 ; Maz.119:9-12 & 127:4 ; Ef.6:1-3
Berdoa agar Tuhan memulihkan Generasi Muda yang dikenal sebagai Generasi Tanpa Kasih Bapa (Fatherless Generation) – diawali dengan hati bapa-bapa yang dijamah Tuhan untuk kembali kepada anak-anaknya (Mal.4:6). Anak-anak muda bangkit mengasihi Tuhan, haus dan lapar akan ketetapanNya dan menjadi alatNya (anak-anak panah) bagi kemuliaan Tuhan di kota, state dan bangsa ini. Anak-anak muda dilindungi dari semua pengaruh media, lingkungan dan pergaulan yang jahat, konsep-konsep yang salah (bertentangan dengan firman) yang diperoleh di sekolah.
Hari DUAPULUHTUJUH Sabtu 27 September
Kebangkitan Gereja Tuhan dan Keamanan kota – Yes.60:1-5 ; Yes.62:10 ; Neh.2:17-18 ; 1Pet.2:9
Berdoa agar Tuhan mencurahkan Kuasa dan PengurapanNya atas gereja-gereja Tuhan di kota kita, membuat gereja Tuhan bangkit dan bergerak dalam kuasa - pengurapan Allah Roh Kudus sehingga terjadi kebangunan rohani dan kegerakkan yang dasyat. Waktu gereja Tuhan bangkit dan berdoa bagi kota maka dampaknya adalah: kriminalitas kota menurun secara significant, gereja Tuhan bertumbuh, terjadi unity diantara orang percaya, ekonomi kota membaik, homelessness menurun, dan kehidupan orang-orang mengalami transformasi. Usahakan untuk melakukan Doa Keliling di City Hall kota/county/
Hari DUAPULUHDELAPAN Minggu 28 September
Pemilihan Umum (Election) tingkat Negara sampai tingkat Kota – 1Tim.2:1-4 ; Kol.1:16
Berdoa agar para pemimpin (Presiden dan wakilnya, kabinet, seluruh jajaran kepemimpinan dalam pemerintahan tingkat Negara sampai tingkat Kota) yang berkuasa berasal dari Tuhan ; takut akan Tuhan dan tunduk sepenuhnya kepada otoritasNya. Agar selalu bijaksana dalam membuat keputusan dan ketetapan yang akan dikeluarkan. Dilain pihak, setiap gereja Tuhan –individu maupun corporate– mau tunduk kepada peraturan yang dikeluarkan pemerintah, berdoa bagi pemerintahan yang ada, dan siap melakukan setiap pekerjaan yang baik (Roma 13:1-4 ; Titus 3:1).
Hari DUAPULUHSEMBILAN Senin 29 September
Terobosan dan Pemulihan Ekonomi Kota, State dan bangsa Amerika – Hagai 2:8 ; Yes.60:1-7
Berdoa agar Tuhan memulihkan ekonomi kota, state dan bangsa Amerika. Gereja Tuhan yang mau bangkit, menerima dan melakukan mandat Kristus dengan setia –khususnya yang berada di Marketplace– mengalami terobosan, diberkati Tuhan secara berkelimpahan/
Hari TIGAPULUH Selasa 30 September
Bencana Alam dan Terorisme – Maz.91 & 141:9-10 ; 2Pet.2:9 ; Mat.6:13 ; Maz.37:40
Berdoa agar Tuhan menudungi dan melindungi orang-orang yang taat dan setia kepada Tuhan dan segala ketetapanNya dari malapetaka, bencana alam dan rancangan si jahat (iblis). Doakan juga supaya bangsa ini senantiasa takut akan Tuhan, taat dan setia kepada ketetapanNya, sehingga perlindungan Tuhan diberikan.
|
| Bacaan : yoh 8:30-36 Banyak orang terkadang "putus asa" menjalani hidup berimannya. Perbuatan-perbuatan yang berlawanan dengan kehendak Allah masih terus dilakukan. Dalam hati tidak ingin melakukan, tetapi nyatanya berkali-kali masih terulang. Berulang kali berjanji, tetapi terus gagal. Bahkan ada orang yang marah pada diri sendiri karena terus jatuh dalam lubang yang sama dengan mengulangi dosa yang sama. Dan, akhirnya menjadi budak dosa untuk selamanya. Hari ini firman Tuhan mengingatkan bahwa sesungguhnya dalam keadaan demikian, kita tidak usah putus asa, apalagi terus menerus menyalahkan diri. Tuhan Yesus memberikan solusi. "Tetap dalam firman-Ku" (ayat 31). Istilah "tetap" berarti setiap saat, selalu-bukan kadang-kadang, dalam setiap aspek hidup kita. Jika firman Tuhan menguasai mulut, tentu perkataan kita akan terkontrol. Jika firman Tuhan menguasai kepala, pasti pikiran kita selalu tertuju kepada Yesus. Jika firman menguasai langkah, pasti kita tidak berjalan ke tempat yang berdosa. Pada saat itulah, kebenaran itu akan memerdekakan kita (ayat 32). Yah, memerdekakan kita, karena sekalipun kita bukan keturunan hamba, tetapi pada saat kita masih melakukan dosa maka kita adalah hamba dosa (ayat 34). Kita perlu terus-menerus berjuang melawan dosa. Jangan menyerah. Untuk itu, kita perlu selalu dekat dengan firman-Nya. Betul, kita tidak akan seketika menjadi manusia suci tanpa cela, tetapi firman Tuhan akan mengingatkan dan menolong tetap berjalan di jalur yang benar. Hidupilah firman-Nya, akrabi, maka kebenaran itu memerdekakan kita -MZ HIDUP SESUAI KEHENDAK-NYA |
Tempat : 738 S.waterman Ave #A8-a9 San Bernadino CA 92408
yang di mulai pada jam 9:30 pagi. Contact person adalah : Pdp.Richard (909) 684-2470
(Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan pujian syukur,kedalam pelataran-Nya dengan puji-pujian,bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Mazmur 100:4)
Adult Youth Thursday
|
| Bacaan : Keluaran 32:21-35 Dalam perayaan 100 tahun Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2008 lalu, Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, secara khusus menciptakan sebuah lagu penyemangat. Judulnya "Majulah Negeriku". Sebuah lagu yang mengajak seluruh komponen bangsa untuk bangkit dan berjuang, bersama mengubah masa depan, demi kesejahteraan anak cucu. Sebuah lagu yang sarat keyakinan, bahwa Indonesia bisa bangkit menjadi negara yang makmur! Sebuah semangat dan kerinduan seorang pemimpin, yang hanya bisa terwujud jika didukung dan dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh bangsa. Musa, sebagai pemimpin yang ditunjuk oleh Allah untuk membawa Israel keluar dari Mesir, suatu kali merasa sangat sedih sekaligus marah. Betapa tidak? Bangsa yang dipimpinnya tidak mendukung apa yang ia perjuangkan di hadapan Allah Yang Mahabesar. Mereka malah membuat anak lembu tuangan untuk disembah. Ini sangat mendukakan Allah. Setelah kejadian itu, Musa menantang Israel untuk menentukan sikap; hendak mendukung Musa dan tetap menyembah Allah, atau tidak (ayat 26). Ya, sebagai pemimpin, Musa membutuhkan dukungan penuh dari bangsa yang dipimpinnya. Hanya dengan begitu ia akan mampu menjalankan fungsi kepemimpinanya dengan maksimal, sehingga dapat membawa bangsanya mencapai tujuan, yaitu tanah yang Tuhan janjikan. Demi kebangkitan bangsa Indonesia tercinta, kita pun perlu mendukung penuh perjuangan para pemimpin kita; entah melalui doa, atau pun usaha-usaha sesuai peran dan kemampuan kita masing-masing. Jauhkan dari pada kita segala sikap yang akan menyusahkan serta menghambat jerih dan juang para pemimpin kita -AW IA TAKKAN MENCAPAI APA PUN JIKA TAK ADA DUKUNGAN |
|
| Bacaan : Bilangan 14:1-14 Seorang ibu meminta anak sulungnya membeli sebotol minyak. Dalam perjalanan pulang, si sulung terjatuh. Minyak dalam botolnya tumpah separuh. "Bu, tadi saya jatuh dan menumpahkan minyak setengah botol," katanya. Hari berikutnya, giliran si bungsu yang diminta sang ibu untuk membeli minyak. Kejadian yang sama terulang. Dalam perjalanan pulang si bungsu terjatuh dan minyak yang dibawanya tumpah separuh. "Bu, tadi saya jatuh. Minyaknya tumpah, tetapi saya berhasil menyelamatkan separuhnya," katanya.
Kejadiannya sama, tetapi ada satu hal yang membedakan, yaitu cara pandang. Si sulung melihat pengalamannya secara negatif, sedang si bungsu melihat pengalamannya secara positif. Itu pula yang terjadi pada kedua belas orang pengintai yang diutus oleh Musa. Mereka melihat kenyataan yang sama. Namun, mereka pulang dengan laporan yang jauh berbeda. Sepuluh orang pengintai melihat dengan mata pesimis bahwa tantangan yang mereka lihat tidak mungkin diatasi. Sedangkan dua pengintai lainnya, Yosua dan Kaleb, melihat dengan optimis bahwa dengan pertolongan Tuhan Yang Mahabesar mereka akan mampu mengatasi segala tantangan yang ada di depan.
Kuncinya adalah berfokus pada hal-hal yang positif. Seperti si bungsu dalam cerita di atas, berfokus pada separuh minyak yang berhasil ia selamatkan; Yosua dan Kaleb, juga berfokus pada kasih, penyertaan, dan pemeliharaan Tuhan. Apakah kenyataan yang sedang Anda hadapi saat ini? Coba buat daftar hal baik apa saja yang ada di baliknya. Lalu fokuskan pikiran dan hati Anda pada hal-hal baik itu. Efeknya akan sangat berbeda -AYA TETAPI BAGAIMANA KITA MENYIKAPI |